loading...

Beda Warna pada Uang Kuno Keras

iklan
BEDA WARNA


Pada tanggal 20 Juli 2010 yang lalu, Bank Indonesia menerbitkan 2 jenis pecahan gres yaitu Rp.1000 logam yang bergambar angklung/gedung sate dan Rp.10.000 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin.


Pecahan Rp.10.000 emisi 2010

Walaupun bergambar sama, tetapi warna uang gres ini sangat berbeda. Selain warna, bahwasanya terdapat cukup banyak perbedaan2 lainnya, menyerupai tahun emisi (2010), tanda tangan, corak latar belakang, logo BI di kanan bawah dan titik-titik menyerupai hujan pada sisi kanan kertas.


 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Perbandingan Rp.10.000 (2005) dengan Rp.10.000 (2010)


 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Berita peluncuran uang Rp.1000 dan Rp.10.000 emisi 2010 pada harian Kompas


Saat ini kita tidak menyadari betapa pentingnya informasi peluncuran uang tersebut, jikalau tidak didokumentasikan dengan baik maka akan menciptakan gundah anak cucu kita kelak. Sama halnya dengan kebingungan kita terhadap uang- yang kita kumpulkan. Kapan uang-uang tersebut mulai diedarkan, siapa penandatangannya dan bagaimana latar belakang atau ceritanya sehingga uang-uang tersebut diterbitkan.


Untuk pecahan Rp.10.000 (2010) ketika ini kita tahu ceritanya yaitu:
1. Kemungkinan besar dicetak untuk menggantikan emisi sebelumnya alasannya ialah banyaknya keluhan dari masyarakat wacana kemiripan warna dengan pecahan Rp.100.000.
2. Penanda tangan ialah bapak Darmin Nasution yang pada waktu uang ini diluncurkan masih menjabat sebagai Deputi Gubenur Senior BI.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
.
3. Beberapa ketika kemudian pak Darmin diangkat menjadi Gubernur BI ke 14, sehingga ada kemungkinan emisi berikutnya dari uang ini akan mengalami perubahan keterangan penandatangan dari Deputi Gubernur Senior menjadi Gubernur sebagaimana uang-uang lainnya. Kaprikornus mulai kini diperhatikan ya....

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Keterangan wacana pak Darmin Nasution yang terpilih sebagai gubernur BI ke 14


4. Dengan demikian hingga ketika ini berarti ada 3 variasi pecahan Rp.10.000 bergambar Sultan Mahmud Badaruddin yaitu:

1. Emisi 2005 yang ditandatangani oleh Burhanuddin Abdullah, masih dibagi lagi:
a. Tahun cetak 2005, 2006, 2007, 2008, 2009
b. Edisi uncut 2 lembar, 4 lembar dan plano 50 lembar
2. Emisi 2009 yang ditandatangani oleh Boediono
3. Emisi 2010 yang ditandatangani Deputi Gubernur Senior Darmin Nasution
Masih mungkin akan bertambah beberapa variasi lagi antara lain perbedaan watermark dan tahun emisi 2011 dst.


Dengan adanya catatan yang lengkap menyerupai ini maka kita akan mewariskan suatu informasi yang sangat berharga bagi anak cucu kita kelak, sehingga mereka tidak dibentuk kebingungan menyerupai halnya kita.
Berikut akan saya berikan teladan beberapa jenis yang membingungkan sebagian besar para kolektor.


Sama Rupa, lain warna

Kita semua tahu wacana seri Federal 1946. Seri ini terdiri dari 10 jenis uang kertas yaitu:
1. 5 gulden ungu
2. 5 gulden coklat
3. 10 gulden hijau
4. 10 gulden ungu
5. 25 gulden merah
6. 25 gulden hijau
7. 50 gulden
8. 100 gulden
9. 500 gulden
10. 1000 gulden


Pecahan 5 hingga 25 gulden masing2 terdiri dari 2 jenis berbeda warna, kita lihat gambarnya:

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Pecahan 5 gulden 1946 ungu dan coklat

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Pecahan 10 gulden 1946 hijau dan ungu

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Pecahan 25 gulden 1946 merah dan hijau


Pertanyaannya kini adalah:
Yang mana yang beredar lebih dulu?
5 gulden ungu atau coklat?
10 gulden hijau atau ungu?
25 gulden merah atau hijau?


Semuanya mempunyai corak yang sama, tahun yang sama, tanda tangan yang sama. Hanya berbeda di warna saja. Dengan tidak adanya keterangan apapun yang sanggup kita jadikan pegangan, bagaimana kita sanggup mengetahui jenis yang mana yang beredar duluan? Rasanya mustahil kedua warna dicetak secara bersamaan.
Inilah salah satu pertanyaan yang paling sering terlintas di benak para kolektor. Jangankan pemula, para senior pun jikalau ditanya hal ini mungkin akan menjawab asal-asalan.
Karena itu pada kesempatan ini bersamaan dengan diluncurkannya pecahan Rp.10.000 rupiah beda warna, akan saya coba membahas dilema di atas.


PERTAMA

Warna yang berbeda dibentuk biar setiap pecahan sanggup dengan gampang dikenali sehingga menghindarkan timbulnya kekeliruan. Rasanya pada seri yang sama, mustahil dibentuk pecahan yang berbeda dengan warna yang mirip. Berdasarkan keterangan ini maka sanggup diambil kesimpulan bahwa:


1. Tidak mungkin pecahan 5 gulden ungu beredar bersamaan dengan 10 gulden ungu alasannya ialah warna keduanya terlalu menyerupai sehingga mungkin sanggup keliru

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna


2. Tidak mungkin pecahan 10 gulden hijau beredar bersamaan dengan 25 gulden hijau, keduanya terlalu mirip. sanggup keliru.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna



3. Tidak mungkin pecahan 5 gulden coklat beredar bersamaan dengan 25 gulden merah, keduanya sangat menyerupai apalagi jikalau dilihat dari sisi belakang. Kemungkinan terjadinya kekeliruan sangat besar.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Karena 5 gulden ungu mustahil gotong royong dengan 10 gulden ungu maka 5 gulden ungu niscaya bersamaan dengan 10 gulden hijau dan sebaliknya 5 gulden coklat bersamaan dengan 10 gulden ungu. Karena 25 gulden merah mustahil bersamaan dengan 5 gulden coklat, maka sudah niscaya bersamaan dengan kelompok 5 gulden ungu.
Karena itu akan terbentuk 2 kelompok:


Kelompok pertama adalah:
5 gulden ungu, 10 gulden hijau dan 25 gulden merah

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Kelompok pertama


Kelompok kedua adalah:
5 gulden coklat, 10 gulden ungu dan 25 gulden hijau

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Kelompok kedua

Pembagian kedua kelompok sudah dilakukan, tetapi belum menjawab pertanyaan kita, kelompok yang manakah yang beredar duluan?


KEDUA

Perhatikan abjad pada nomor seri dari pecahan 5 gulden ungu dan coklat (khusus untuk variasi yang 2 huruf):

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Huruf pertama pada variasi 2 abjad pecahan 5 gulden ungu ialah C sedangkan pada 5 gulden coklat ialah W. Anak SD pun tahu bahwa C lebih dulu daripada W. Kita lihat bukti kedua pada pecahan 25 gulden merah dan hijau. Ternyata abjad pertama pada 25 gulden merah ialah L sedangkan pada 25 gulden hijau ialah N.


 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Berdasarkan kedua bukti di atas (sebenarnya terdapat beberapa bukti lain, menyerupai adanya gunting Sjafruddin pada pecahan di kelompok pertama) maka dengan berani kita simpulkan bahwa kelompok pertama ialah yang lebih dulu beredar.
Sebagai bukti terakhir, saya tampilkan satu tabel yang berisi rangkuman seri federal 1946.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna
Pecahan 5 gulden ungu mempunyai abjad pertama (pada variasi 2 huruf) A,B,C,D dan E
Pecahan 5 gulden coklat W dan X, sedangkan Y dan Z masih berupa tanda tanya
Pecahan 10 gulden hijau mempunyai abjad pertama F,G,H,J dan K. (Huruf I tidak terpakai)
Pecahan 10 gulden ungu tidak mempunyai variasi 2 huruf
Pecahan 25 gulden merah hanya mempunyai abjad L
Pecahan 25 gulden hijau dimulai dari abjad M hingga P
Pecahan 50 gulden Q dan R
Pecahan 100 gulden S dan T
Pecahan 500 gulden hanya U
Pecahan 1000 gulden hanya V
Pecahan 25 gulden merah, 500 gulden dan 1000 gulden tidak mempunyai variasi 3 abjad dan
Pecahan 10 gulden ungu sebaliknya hanya mempunyai variasi 3 huruf.


Sekarang dengan adanya bukti2 di atas dengan lantang kita berani bersuara bahwa kelompok pertama ialah yang lebih dulu beredar, gres disusul kelompok kedua. Karena itu susunan dan penomoran di KUKI sudah benar, uang yang pertama dikeluarkan mempunyai nomor urut yang lebih kecil.

Tinggal dilema berikutnya yang tidak gampang dijawab yaitu: Mengapa pihak Bank waktu itu merasa perlu untuk mengeluarkan kelompok kedua? Padahal penomoran pada kelompok pertama belum selesai bahkan masih sangat jauh. Pecahan 25 gulden merah yang lebih dulu diedarkan contohnya, hanya mempunyai abjad L sedangkan yang hijau mempunyai abjad M,N,O dan P. Mengapa sanggup demikian? Adakah diantara para pembaca yang sanggup menjawabnya?


Contoh-contoh lain uang beda warna:


Pecahan Rp.10.000 (1964)
Tentunya teman2 sudah mengetahui yang mana yang beredar duluan, ceritanya sanggup dibaca di info 12.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Pecahan Rp.100 (1964)
Yang mana yang duluan beredar? Yang merah atau yang biru?
Jangan asal tebak! Berikan alasan yang masuk akal!

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna



.
Rahasianya ada pada sisi belakang kertas uang.

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Jawabannya adalah: yang merah beredar lebih dahulu. Perhatikan goresan pena di bab belakang kanan bawah :
Pada yang merah tercetak PT. PERTJETAKAN KEBAJORAN IMP. Sedangkan pada yang biru tecetak PN. PERTJETAKAN KEBAJORAN IMP.
Bila diurut sejarahnya maka akan terlihat dengan terperinci perjalanan percetakan ini:
1. Pertjetakan Kebajoran NV
- seri kebudayaan 1952
- seri suku bangsa 1954 dan 1956
- pecahan 5 rupiah seri pekerja 1958 yang sudah beredar semenjak 1956
2. PT Pertjetakan Kebajoran
- seri pekerja 1958 (kecuali pecahan 5 rupiahnya)
- seri sandang pangan 1960
- salah satu variasi pecahan 100 rupiah 1964 merah
3. PN. Pertjetakan Kebajoran
- seri Sukarno 1960
- seri Sukarno Borneo 1961
- seri sandang pangan 1961
- seri pekerja 1963 dan 1964 kecuali variasi pada 100 rupiah merah
- seri sukarelawan 1964
- seri Sudirman 1968
4. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri)
- mulai dari 1975 hingga sekarang
.
Pecahan Rp.1000 (1958)
Yang mana yang duluan? Hijau atau coklat?

 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna




Pecahan Rp.5000 (1958)
Yang coklat duluan atau yang ungu?


 kertas yang tetap bergambar Sultan Mahmud Badaruddin 18. Beda Warna

Masih ada lagi jenis lainnya, menyerupai pada Sukarno 5 rupiah 1960 yang kita tahu ada 2 jenis watermark, banteng dan Sukarno. Yang mana yang duluan beredar? Bantengkah? Atau Sukarno kah? Pembahasannya nanti aja ya......



Jakarta 29 Juli 2010
Kritik dan saran hubungi arifindr@gmail.com
Sumber:
Jurnal Rupiah
KUKI
Koleksi teman-teman dan pribadi
iklan

0 Response to "Beda Warna pada Uang Kuno Keras"

Post a Comment

uang kuno indonesia termahal surabaya yang paling dicari koin kertas berkhodam di dunia pekanbaru seri wayang arab amerika antik australia saudi ayam harga gambar jago belanda bogor jawa barat berharga brazil bertuah bernilai tinggi bung karno bukalapak 5000 dan harganya dijual dua setengah rupiah de japansche regeering dipanegara. jualnya istilah cari elizabeth emas euro eropa een gulden emisi 1975 mengandung federal perancis kolektor fantastis jual pembeli prancis kelapa sawit badak komodo gaib gresik gatot kaca barong selangit hongkong hindia miliaran jutaan 2018 2017 100 mahal indo jepang jaman kerajaan dulu jakarta jogja kaskus koleksi logam langka luar negeri liberty lima lampung lazada malaysia murah majapahit medan malang magelang mistis nederlandsch indie 1913 nusantara. nederland cent nomor cantik nederl negara ori online bandung shop semarang 2 perahu layar palsu pasar baru pinisi penarik rejeki pmg pembawa keberuntungan victoria queen quarter dollar rp100 rusia rembang ringgit rp 500 receh ri 50 tahun 1971 hewan budaya surabaya-kedurus pekerja seratus singapura bunga 1964 1958 saat ini thailand untuk mahar jimat unc uka orang utan voc viral vietnam versi valentine 1790 wilhelmina willem koning 1000 beli wonosobo 5 wu jiao won yg laku zaman zimbabwe dahulu nabi mata 50.000 10.000 1992 riyal sen 1961 1956 25 1952 20000 2016 1959 golden 300 34 info 35 400 45 4 thn inilah jenis 50000 monyet 1951 perak rupia 1947 bikin kaya sangat kumpulan an dengan 88 80an 80 90an.